Postingan

PANGKAT TNI

Periode 1997 - sekarang Mulai periode ini ditambahkan pangkat kehormatan diatas perwira tinggi pada setiap angkatan yaitu Jenderal Besar, Laksamana Besar dan Marsekal Besar. Periode ini mulai berlaku sejak tanggal 29 September 1997 berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 32 Tahun 1997. Jenjang TNI Angkatan Darat TNI Angkatan Laut TNI Angkatan Udara Pangkat kehormatan Jenderal Besar Laksamana Besar Marsekal Besar Perwira tinggi Jenderal Laksamana Marsekal Letnan Jenderal Laksamana Madya Marsekal Madya Mayor Jenderal Laksamana Muda Marsekal Muda Brigadir Jenderal Laksamana Pertama Marsekal Pertama Perwira menengah Kolonel Kolonel Kolonel Letnan Kolonel Letnan Kolonel Letnan Kolonel Mayor Mayor Mayor Perwira pertama Kapten Kapten Kapten Letnan Satu Letnan Satu Letnan Satu Letnan Dua Letnan Dua Letnan Dua Bintara tinggi Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua Bintara Sersan Mayor Sersan Mayor...

Quotes Rindu by Tere Liye

Hanya dua alasan yang membuat seseorang memutuskan pergi sejauh mungkin. Satu karena kebencian yang amat besar, satu lagi karena rasa cinta yang amat dalam. (Tere Liye – Rindu: 33) Sangat menyenagkan sekali jika cinta sejatimu adalah sahabat terbaikmu. (Tere Liye – Rindu: 89) Kita boleh jadi membenci atas kehidupan ini, boleh kecewa, boleh marah. Tapi ingatlah nasihat lama, tidak pernah ada pelaut yang merusak kapalnya sendiri. Akan dia rawat kapalnya hingga dia bisa tiba di pelabuhan terakhir. Maka jangan rusak kapal kehidupan milikmu hingga dia tiba di dermaga terakhirnya. (Tere Liye – Rindu: 284) Lari dari kenyataan hanya akan menyulitkan diri sendiri. Semakin keras kau berusaha lari, semakin kuat cengkeramannya. Semakin kencang kau berteriakmelawan, semakin kencang pula gemanya memantul, memantul, dan memantul memenuhi kepala. (Tere Liye – Rindu: 312) Cara terbaik menghadapi masa lalu adalah dengan dihadapi. Berdiri gagah. Mulailah dengan damai menerima masa lalumu...

Sajak Rindu

AKAN KUCIPTAKAN SISA-SISA RINDU MENJADI TIDAK SIA-SIA Mari mencobanya! Aku pun sedang mencobanya Menjaga rindu hanya untuk Rabbku Menjadikan malam dan siang untuk selalu ingin bertemu Menggantikan resah dan gelisah dengan ibadah Menggantikan duka dan lara menjadi guru yang bijaksana Mari merindu Tuhan kita! Bukan kita yang saling merindu manusia Bukan kita yang resah dan gelisah ingin bertemu manusia Rindu akan sangat menyakitkan, jika ditujukan pada sesama hamba Namun, rindu akan sangat istimewa dan menenangkan, jika ditujukan pada Tuhan Semesta Alam, Pemilik sejatinya cinta Dialah yang pantas kita rindu Dialah yang pantas mendapat perhatian kita Dialah yang layak kita pikirkan siang dan malam Dialah yang layak kita jadikan pengharapan Dialah, Tuhan Pemilik Hati Setiap Manusia

Sajak

Iya. Dan kadang, pura-pura baik itu lebih baik, daripada mengungkapkan rindu kepada yang entah siapa. Daripada mencari alasan yang bahkan tak ada masalah sama sekali, padahal hanya ingin menyapa dan disapa. Daripada bertanya2 tentang dia kepada dirinya, padahal hanya ingin memastikan dia sedang tidak dengan siapa2. Apa itu perlu? Padahal diri kita tak pantas. Sungguh tak pantas. Apalagi mengatur hidup orang, mengklaim dirinya hanya untuk kita. Apa itu perlu? Sedang semua sandaran hati sudah jelas akan berlabuh pada Sang Pencipta.

Kumpulan Sajak

RUANG Ruang yang tercipta untuk berdua Di pojok-pojok waktu yang berbatas Mengizinkan aku dan kamu ada di sana Awalnya kupikir hanya kita berdua Tapi nyatanya tidak Ada orang lain di sana Ada yang lebih dulu, hingga aku harus menunggu Ada yang menunggu, hingga aku harus lekas2 pergi Bergantian Ruang Aku tidak tau kalau kalau ruang itu sempit Hingga aku pernah sesak napas Aku memilih keluar mencari udara segar Dan aku tak tau Apa kau juga ingin keluar Atau memilih bertahan ANEH Di suatu waktu Pasti kita pernah merasa aneh Betapa hal2 aneh itu muncul setelah pertemuan kita dengan seseorang Kita takkan mengerti sebabnya Seakan ada batas yang harus kita jaga Pernahkah? Kau ingin menyapa tapi wibawanya membuat kita urung Kau ingin berkata tapi yang keluar hanya senyum Kau ingin bertanya tapi senyumnya menjawab semuanya Pernahkah? Di suatu pagi kau ingin mengucapkan selamat pagi Tapi yang ada hanya kau gagal Dan kau hanya diam Kau ingin berkabar Tapi melihat perjalanan...

Kumpulan Sajak

PUKUL ENAM TIGA PULUH Kau menuntaskan panggilan Secepat kilat menghilang Kau hantu? Bait ini tentangmu Tapi kau tak perlu tau Sulit dan rumit Biarlah petir menggelegar saat hujan Biarlah hujan itu menggambarkan peluhku Biarlah kuterima jalan tentang Rabbku Tanpa-Nya Aku mati rasa PAGI YANG PAHIT Kutanya kabar terang Di pagi kesekian kali ia membeku Haruskah aku menemuinya? Langit terang Bumi terang Ada aku di sana Kupinta datang hujan Hujan datang Teduh namun dingin Betapa bingungnya pemahaman ini Betapa rumitnya yang harus kumengerti Betapa selalu ada lembaran kosong yang dibiarkan begitu saja Aku tak cukup mengerti BELUM BERAKHIR Pernahkan ketika kau sudah berjalan sejauh mungkin tapi tiba2 kau disuruh kembali lagi, mengulang perjalanan dari awal? Pernahkan ketika kau sudah naik ke puncak gunung dengan perjuangan, lalu kau disuruh untuk lekas2 turun karena mungkin ada bahaya? Pernahkan ketika kau sudah mulai sembuh dari luka, lalu ada yang ...

Puisi

SAWAH PAGI Berjalan dijalan setapak Menghirup udara khas sawah Disana ku lihat Padi padi tumbuh dengan subur Memancarkan hijau yang indah Ditambah sinar matahari Beginilah suasana alam saat pagi di sawah Memanjakan mata dengan pemandangan yang indah.. Terus menatap terpaku seolah tak pernah lelah Selalu segar terbasuh sejuknya udara sawah.. Gubuk gubuk mulai terisi Terisi dengan bekal para petani Yang sudah siap untuk menggarap hamparan padi Perlahan tapi pasti Mereka selesaikan tugas Dari petik hingga tanam